Analisis Bentuk Kepemilikan Bisnis dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Petisah Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.61412/jnsi.v5i2.444Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kepemilikan bisnis dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Petisah Kota Medan. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam meningkatkan daya saing, terutama yang berkaitan dengan struktur kepemilikan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk utama kepemilikan bisnis UMKM, yaitu kepemilikan perseorangan, usaha keluarga, dan kemitraan. Kepemilikan perseorangan memiliki keunggulan dalam fleksibilitas pengambilan keputusan, tetapi memiliki keterbatasan dalam akses modal dan pengembangan usaha. Usaha keluarga cenderung stabil dalam operasional, namun sering menghadapi kendala dalam inovasi dan profesionalisme manajemen. Sementara itu, bentuk kemitraan menunjukkan potensi yang lebih besar dalam meningkatkan daya saing karena adanya dukungan modal, pembagian risiko, serta perluasan jaringan usaha. Selain itu, daya saing UMKM juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti kualitas produk, strategi harga, lokasi usaha, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bentuk kepemilikan bisnis memiliki pengaruh signifikan terhadap daya saing UMKM, di mana model kemitraan dan pengelolaan yang lebih profesional menjadi strategi yang efektif dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah dan pelaku usaha untuk mendorong transformasi kepemilikan menuju model yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kata kunci: kepemilikan bisnis, daya saing, UMKM, Pasar Petisah, manajemen usaha











